Halaman Depan Halaman Tentang Kami Link-link website Forum Diskusi Online Halaman Kontak Kami
:: INFORMASI ::
BeritaKabar Daerah
Informasi/Data
Media & PublikasiOpini & ArtikelDatabase
:: Mailing List ::
Bergabung dengan mailing list Berita Bumi


:: NewsLeter ::
Berlangganan newsletter Berita Bumi


:: Links ::

 Cari
Berita » Pertanian Organik
« 1 2 »
  • Filipina: Tidak Ijinkan Transgenik, Tapi Dorong Kembangkan Pertanian Organik
    26 Aug 2010
    Sementara International Rice Research Institute (IRRI) berharap pemerintah menyetujui penanaman tanaman organisme rekayasa genetik atau transgenik (genetically modified organism – GMO) pada 2011, Departemen Pertanian Filipina di sisi lain menginginkan sebaliknya. Proceso Alcala, Sekretaris Departemen Pertanian mengatakan bahwa selama tidak ada jaminan bahwa transgenik aman, Pemerintah Filipina tidak akan mengizinkan pengujian atau bahkan pelaksanaan produksi padi transgenik.
  • Menanam Organik untuk Kesehatan Petani, Konsumen dan Lingkungan
    03 Aug 2010
    Di suatu seminar mengenai benih, yang diadakan oleh Field (organisasi non pemerintah yang bekerja untuk isu-isu pertanian berkelanjutan) pada Juni lalu, saya (penulis) bertemu dengan dua orang petani dari Lampung, Marno dan Tarmo. Mereka telah mengaplikasikan pertanian organik sejak tahun 2003-2004.
  • Green and Fair Products, Dorong Konsumsi Ramah Lingkungan dan Berkeadilan
    30 Jul 2010
    Untuk mendorong konsumsi ramah lingkungan dan memperjuangkan nilai keadilan, WWF-Indonesia meluncurkan kampanye edukasi publik “Green and Fair Products” di Balai Sarwono, Jakarta Selatan, Kamis (29/7).
  • Bayinah: Bertani Organik Untuk Perbaiki Lahan Kritis
    30 Jul 2010
    Berawal dari keinginan untuk memperbaiki kondisi lahan yang dimiliki oleh orang tuanya, Bayinah menjadi petani. Tidak tanggung-tanggung, Ibu yang telah dikarunia beberapa orang cucu dari ketiga anak-anaknya, menjadi petani yang organik.
  • Hasil Penelitian: Hama Serangga Kentang Organik Lebih Sedikit Daripada Kentang Konvensional
    12 Jul 2010
    Tim peneliti dari Washington State University dan University of Georgia telah menemukan bahwa pertanian organik meningkatkan keseimbangan keanekaragaman hayati  menguntungkan, predator hama-pembunuh dan patogen. Pada tanaman kentang organik, hama serangga sedikit dan tanaman kentang yang lebih besar.
  • Lim Li Ching: Pertanian Organik Tidak Efisien, Pendapat yang Salah
    25 May 2010
    Menurut Lim Li Ching, seorang peneliti dari Institute of Science in Society (ISIS), pendapat tersebut salah. Ada penelitian ilmiah, kaji ulang dan publikasi yang mendokumentasikan hasil positif pertanian organik. Secara de facto pertanian organik adalah lazim dalam sumber daya miskin dan atau pertanian daerah marjinal di mana penduduk lokal telah membatasi keterlibatan dengan ekonomi tunai.

  • Cerita Organik dari lereng Gunung Saptorenggo
    11 May 2010
    Banyak kisah-kisah menarik dari komunitas lokal di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya adalah upaya untuk beralih ke model pertanian yang lebih ramah dengan alam, seperti di Desa Menawan, Kecamatan Gebok, Kabupaten Kudus.
  • Hidup Organik, Kurangi Beban yang Ditanggung Bumi
    30 Apr 2010
    Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi beban yang ditanggung bumi agar kehidupannya tetap lestari. Diantaranya dalam kehidupan sehari-hari dengan cara sederhana , sesuai ritme keseharian kita, dengan hidup secara organik. Demikian ungkap Bibong Widyarti, konsumen organik  dalam bincang-bincang peresmian Kedai Hijau di Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH), untuk memperingati Hari Bumi, di Jakarta (30/4).
  • Petani Mandiri dan Ramah Lingkungan
    26 Mar 2010
    Di lahan seluas sekitar dua hektar, 5 orang petani ini menanam bermacam benih sayur-sayuran secara tumpangsari. Selain sayur-sayuran, di lahan ini juga petani mengembangkan peternakan kambing dan bebek. Terlihat para kambing di dua kandang lahap mengunyah dedaunan yang dikumpulkan di lahan tersebut.
  • Belanja Bersama Komunitas, Solusi Konsumen dan Produsen Organik Bertransaksi
    15 Feb 2010
    Sistem berbelanja bersama komunitas bisa menjadi solusi bagi konsumen dan produsen organik bertemu dan bertransaksi. Masing-masing bisa mendapatkan manfaat. Konsumen bisa mendapatkan produk organik asli dan berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Petani juga bisa memasarkan produknya dengan harga yang selayaknya.
  • Soil Association: Pertanian Organik Serap Karbon
    03 Feb 2010
    Penelitian terbaru dari Soil Association di Inggris menunjukkan pentingnya pertanian organik untuk penyerapan karbon sehingga bermanfaat dalam mitigasi emisi gas rumah kaca pertanian. Dalam laporan November 2009 lalu, penelitian mengkaji 39 studi pertanian organik pembanding.
  • KTT Iklim: Pertanian Organik Tingkatkan Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim
    07 Jan 2010
    Sektor organik mendapatkan tempat pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (KTT Iklim PBB) di Kopenhagen lalu dengan Perundingan Meja Bundar tentang "Pertanian Organik dan Perubahan Iklim". Tujuannya adalah untuk meningkatkan peran pertanian organik dalam memperlambat perubahan iklim serta mendorong, mendukung dan mempromosikan penelitian tentang pertanian organik dan perubahan iklim.
  • Sehat dan Sejahtera dengan Pangan Organik
    29 Oct 2009
    Salah satunya adalah produk pangan organik. Dengan mengkonsumsinya, kita tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan, tetapi juga turut menjaga kesehatan lingkungan khususnya pertanian dan juga mendukung petani yang menghasilkannya meraih hidup yang sehat dan sejahtera.
  • Vegan Organik, Kurangi Emisi Cegah Perubahan Iklim
    20 Oct 2009
    Pola makan vegan organik dapat mengurangi emisi karbon penyebab perubahan iklim. Untuk itu vegan organik bisa menjadi satu bagian upaya pencegahan perubahan iklim. 
  • Konsorsium Bali Dirikan Outlet Produk Organik
    31 Aug 2009

    Upacara melaspas, pemberkatan untuk bangunan baru secara sederhana yang diakhiri dengan buka puasa bersama itu, menandai lahirnya kios produk organik di kawasan Sanur, Denpasar. Kios kecil, berukuran sekitar 3x6 meter persegi itu menjual berbagai produk pertanian organik seperti beras, sayur, dan buah-buahan segar.

  • Meski Dicemooh, Tetap Beralih ke Organik
    11 Aug 2009

    Setelah mendapat pengarahan dari Yakines, Hubertus Habur (40) dan petani di kelompoknya memutuskan beralih mengembangkan padi secara organik pada 2005. Meski mendapat cemoohan dari teman-teman sesama petani lainnya, Hubertus tetap bertekad beralih ke organik. Selain itu medan yang sulit untuk mengangkut bokasi ke lahan pertaniannya juga tidak menyurutkan niatnya.

  • Pupuk Mahal, Petani Beralih ke Pupuk Kandang
    28 Jul 2009
    Harga pupuk kimia buatan pabrik yang mahal membuat petani beralih menggunakan pupuk kandang. Sudah tiga tahun Nani (47) memanfaatkan kotoran kambing sebagai pupuk tanaman padinya.
  • Kepercayaan Produsen dan Konsumen Penting dalam Pengembangan Organik
    07 Jul 2009

    Kepercayaan antara produsen dan konsumen sangat penting dalam pengembangan dan pemasaran produk organik. Bagaimana hubungan yang baik antara petani sebagai produsen bisa terjalin dengan konsumen. Masing-masing pihak juga harus mengutamakan kejujurannya, tidak hanya sekedar mencari keuntungan semata.

  • Kunjungan Lapang, Petani Perdalam Pengetahuan Organik dan ICS
    29 Jun 2009

    Bertepatan dengan liburan akhir pekan satu minggu yang lalu (20/6), rombongan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Pertanian Organik (MPPO) melakukan kunjungan ke lahan pertanian Permata Hati yang terletak di Kampung Baru Jeruk, Ciburial, Kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Kunjungan tersebut dalam rangka pelatihan tentang Internal Control System (ICS) kepada para petani dan penggiat pertanian organik yang tergabung dalam MPPO sekaligus studi banding terkait masalah yang sama.

  • Sertifikasi Kelompok Petani Kecil: Solusi Tingginya Biaya Sertifikasi
    25 Jun 2009
    Dengan alasan biaya untuk sertifikasi individual lebih tinggi dan tidak sebanding jika dihubungkan dengan nilai penjualan produk yang dijual, maka petani bisa mengikuti Sertifikasi Kelompok Petani Kecil. Selain itu juga karena adanya keseragaman atau homogenitas anggota (lokasi geografis, sistem produksi, dan ukuran kepemilikan).
« 1 2 »

 

Disclaimer | Term Of Services

Copyright © 2007 KONPHALINDO™ All Rights Reserved
Designed by Internet Media Solutions