Halaman Depan Halaman Tentang Kami Link-link website Forum Diskusi Online Halaman Kontak Kami
:: INFORMASI ::
BeritaKabar Daerah
Informasi/Data
Media & PublikasiOpini & ArtikelDatabase
:: Mailing List ::
Bergabung dengan mailing list Berita Bumi


:: NewsLeter ::
Berlangganan newsletter Berita Bumi


:: Links ::

 Cari
Berita » Rekayasa Genetik dan Keamanan Hayati
 
Tiga Produk Pangan dan Pakan Transgenik Tidak Aman

Disarikan Ani Purwati - 27 Jan 2010

Dari studi yang pertama kali dan paling komprehensif  tentang dampak tiga produk rekayasa genetik atau transgenik (GMO - Genetical Modified Organism) paling besar terhadap kesehatan mamalia, para peneliti dari CRIIGIN dan Universitas Caen dan Rouen, Perancis menemukan bahwa produk ini sebagai pangan dan pakan tidak aman. Para peneliti menyebutkan ada efek samping pada tikus yang memakan produk ini. Hasilnya berbeda tergantung dari jenis kelamin dan dosis.

Informasi dari Universita Caen, 14 Desember 2009 ini menyebutkan bahwa studi 90-hari para peneliti dengan uji coba pemberian makan pada tikus dengan jagung rekayasa genetik jenis Mon 810, Mon 863 dan Roundup herbisida NK 603, hasilnya jelas berdampak buruk pada ginjal dan hati, organ-organ detoksifikasi diet, serta tingkat kerusakan yang berbeda untuk hati, kelenjar adrenal, limpa dan sistem haematopoietik. Ironisnya, data rahasia dari Monsanto menunjukkan kalau otoritas internasional memperbolehkan komersialisasi ketiga GMO tersebut di berbagai belahan dunia.

Meskipun dengan tingkat yang berbeda dampak negatif pada organ-organ vital yang tercatat antara ketiga GMO, penelitian yang dilakukan oleh J. Spiroux de Vendomois, F. Roullier, D. Cellier dan GE Seralini yang diterbitkan Jurnal International Biological Sciences menunjukkan efek khusus terkait dengan konsumsi setiap GMO, dibedakan oleh jenis kelamin dan dosis. Penelitian mereka mengikuti langkah Pemerintah Eropa yang ingin mendapatkan data mentah terkait dengan pemberian makan tikus selama 90 hari sebagai bahan publikasi pengawasan dan evaluasi.

Para peneliti telah menyimpulkan bahwa ketiga GMO mengandung residu pestisida yang akan muncul dalam makanan dan pakan serta dapat menimbulkan risiko kesehatan serius kepada orang-orang yang memakannya.

Larangan Transgenik

Karena itu, mereka menganjurkan untuk melarang segera atas impor dan budidaya GMO ini dan sangat merekomendasikan tambahan waktu dalam jangka panjang (sampai 2 tahun) dan penelitian multi-generasi mengenai pemberian makanan hewan pada setidaknya tiga spesies untuk memberikan informasi yang benar secara ilmiah tentang data efek racun yang valid, akut dan kronis dari tanaman GMO, pakan dan makanan.

CRIIGEN mengkritik pandangan dari EFSA, AFSSA dan CGB, komite dari Eropa dan Otoritas Keamanan Pangan Perancis, dan lain-lain di masa lalu yang berbicara tentang kurangnya risiko pada tes yang dilakukan hanya 90 hari pada tikus untuk menilai keamanan tiga varietas jagung GM ini.

Sementara mengkritisi kegagalan mereka dalam menguji statistik secara detail, CRIIGEN juga menekankan konflik kepentingan dan ketidakkompentenan komite ini untuk menangkis keahlian publikasi jurnal ini karena mereka telah memberikan suara positif pada tes yang sama dan mengabaikan efek samping.

Hasil Penelitian Selengkapnya: http://www.biolsci.org/v05p0706.htm

Sumber Informasi: http://www.twnside.org.sg/


Komentar Anda
Tidak ada komentar hari ini

Posting Komentar Anda
Nama Lengkap :
Alamat Email :
Komentar :

 

Disclaimer | Term Of Services

Copyright © 2007 KONPHALINDO™ All Rights Reserved
Designed by Internet Media Solutions